Selasa, 06 Juni 2017

kesalahan yang dilakukan saat olahraga

Olahraga seharusnya membuat tubuh jadi sehat dan bugar, tapi kadang seseorang suka mengabaikan hal kecil yang bisa memicu cedera. Ini 4 kesalahan yang paling umum dilakukan saat olahraga.

Dr Raj selaku CEO Beverly Hills Orthopedic Institute menuturkan cedera yang dialami seseorang bisa membuatnya berhenti berolahraga dan membutuhkan waktu lama untuk penyembuhan.

Berikut ini 4 kesalahan yang umum dilakukan orang ketika sedang olahraga

1. Tidak melakukan pemanasan
Dr Raj menuturkan kebanyakan orang memiliki energi penuh sehingga ingin langsung latihan atau olahraga dan melewatkan pemanasan. Kondisi ini bisa memicu orang mengalami cedera karena otot dan sendi masih kaku.

2. Salah posisi saat jongkok
Beberapa orang kadang mengeluh mengalami nyeri lutut setelah olahraga, hal ini kebanyakan disebabkan olah salahnya posisi tubuh saat sedang berjongkok. Jika sumbu lutut berada di depan kaki, maka bisa memicu timbulnya nyeri.

Sebaiknya menjaga lutut agar tetap berada di belakang pergelangan kaki, agar sedikit lebih mudah dilakukan Dr Raj menyarankan untuk melakukan jongkok dengan melawan dinding.

3. Sakit punggung karena salah berdiri
Dr Raj menuturkan jika seseorang sebelumnya tidak aktif, maka mengangkat beban bisa membebani cakram di tulang belakang. Berdiri dengan posisi terhuyung, yang secara alami seseorang akan memperpanjang punggung dengan posisi pinggul ke depan, sehingga punggung berada dalam posisi alami.


4. Berlari terlalu cepat
Jika sedang berlari menuruni bukit, secara refleks seseorang akan berlari cepat. Kondisi ini membuat orang bergantung pada paha belakang untuk melawan paha depan, jika lemah maka ia tidak bisa mentolerir saat memutar atau terjadi ketidakstabilan yang memicu risiko sakit di lutut, pergelangan kaki dan cedera ACL di ligamen lutut.

3 olahraga aneh

01. Chess Boxing.
Penggabungan 2 olahraga yakni Tinju dan Main Catur. . . .artinya udah bonyok malah disuruh mikir.






02. Kejuaraan Dunia Mengangkat Istri Sendiri 
Caranya kita angkat istri kita di pundak dengan posisi terbalik, siapa yang mencapai garis finis duluan ialah pemenangnya, cool !








03. Kejuaraan suit, Batu ! Gunting ! Kertas !
he he he ada ada saja, ternyata ada organisasinya lho yakni
The U. S. Association of Rock Paper Scissors ( USARPS ) pertandingan kuno ini telah menjadi Liga sejak tahun 2006. Atlitnya badannya gede pertandingannya ? Batu! Gunting! Kertas ! apa gak cemen tuh . . .

jalan kaki lebih baik daripada berlari

Menurut sebuah penelitian, jalan kaki sebenarnya sama sehatnya dengan berlari. Sebab keduanya mampu meredakan stres dan kolesterol, serta menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes.
Namun untuk beberapa alasan, ternyata jalan kaki justru lebih baik dari berlari. Bagaimana bisa? Simak dulu penjelasannya seperti yang dilansir dari Mother Nature Network berikut ini.
Sistem imun
Jalan kaki memberi manfaat kesehatan dalam jangka panjang. Sebab jika pelari berisiko tinggi terkena infeksi, jalan kaki tidak membahayakan sistem imun. Bukan cuma itu, lari maraton juga berisiko membakar lemak sekaligus jaringan otot. Itulah yang akhirnya membuat sistem imun melemah dan tubuh mudah terserang penyakit.
Kesehatan jantung
Bagi orang-orang yang memiliki kondisi jantung lemah, berlari bukan olahraga yang disarankan untuk mereka. Sebab berlari justru bisa membahayakan kesehatan jantung. Namun penderita jantung lemah tetap bisa mendapatkan manfaat kesehatan dengan cara jalan kaki.
Persendian
Ada banyak kasus cedera yang dialami oleh atlet pelari. Mereka juga sering menderita radang di bagian persendian, seperti kaki, pinggang, dan sendi lainnya. Sebab berlari memang mengurangi ‘cairan pelumas’ yang terdapat di bagian sendi tubuh. Namun hal serupa tidak akan terjadi pada seseorang yang rajin jalan kaki saja.
Tulang rawan
Selain sendi, tulang rawan juga paling berisiko mengalami degradasi akibat berlari dalam jangka panjang. Oleh sebab itu, bisa dikatakan bahwa jalan kaki sebenarnya lebih baik dari berlari.
Sengatan panas
Berlari memang tidak disarankan untuk dilakukan di cuaca yang begitu panas. Sebab ada risiko tinggi seseorang terkena kondisi sengatan panas. Meskipun jalan kaki di siang bolong juga memiliki risiko yang sama, namun risiko tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dengan berlari.
Itulah beberapa alasan kenapa jalan kaki lebih baik dari berlari. Anda sendiri lebih suka berlari atau jalan kaki?

sepak bola

Berbicara tentang olahraga Sepak Bola, tentunya satu hal yang terlintas di benak kita adalah sebuah olahraga termurah yang paling digemari oleh berbagai kalangan di hampir seluruh pelosok dunia yang dimainkan oleh berbagai jenis usia baik tua maupun muda. Salah satu jenis olahraga murah meriah yang sangat ‘merakyat’ di dunia ini. Kurang pas rasanya jika kita bermain sepak bola tanpa mengetahui sejarah awal mula dan asal muasal permainan atau olahraga ini, kebanyakan orang mengira lahirnya sepak bola ini berasal dari Negara Inggris. Pada dasarnya, banyak sekali berbagai golongan dan individu yang mengutarakan asal muasal dari sepak bola.
Seorang pakar sejarah sepak bola misalnya, Bill Muray, menuliskan sebuah buku The World Game: A History of Soccer mengatakan bahwa sepak bola sudah dimainkan sejak awal Masehi, orang-orang di era Mesir Kuno telah mengenal permainan ini dengan cara membawa dan menendang bola yang terbuat dari buntalan kain linen. Kemudian, dalam sejarah Yunani Purba mencatatkan juga terdapat sebuah permainan yang disebut Episcuro (permainan dengan menggunakan bola) sebutan mereka untuk permainan sepak bola ini terbukti dari gambar relief pada dinding museum yang mengisahkan tentang seorang anak muda yang sedang memegang bola bulat dan memainkannya dengan pahanya. Terdapat juga sebuah versi sejarah kuno tentang asal muasal sepak bola lainnya yang berasal dari Negeri Sakura, Jepang, sejak abad ke 8, masyarakat Jepang menyebutnya dengan sebutan Kemari (bola yang digunakan terbuat dari kulit kijang yang ditengah-tengahnya terdapat lubang yang berisi udara).
Dikarenakan banyaknya versi dan beragam pendapat dari berbagai kalangan inilah maka pada awal tahun 1900-an atau tepatnya tahun 1904, didirikanlah sebuah organisasi tertinggi sepak bola dunia atau yang kita kenal sebagai FIFA. Secara resmi pun FIFA menyatakan bahwa olahraga sepak bola pada awalnya berasal dari daratan Cina yaitu tepatnya pada abad ke-2 hingga abad ke-3 SM pada masa pemerintahan Dinasti Han, pada waktu itu dikenal dengan sebutan ‘Tsu-chu’ (Tsu yang artinya menerjang bola dengan kaki, sedangkan chu memiliki arti bola dari kulit dan berisi) seperti yang dikutip pada sebuah blog nagapasha.blogspot.com.
Sesungguhnya sepak bola memang telah ditemukan sejak 3000 tahun yang lalu di berbagai pelosok dunia namun dalam bentuk yang berbeda-beda. Jika kelahiran sepak bola modern memang pertama kalinya lahir di Inggris yang biasanya di gunakan sebagai olahraga ‘perang’ yang terjadi pada tahun 1863 pada sebuah pertemuan di Freemason’s Tavern, kemudian dibentuklah sebuah asosiasi sepak bola Inggris yang bernama Football Association (FA) yang hingga saat ini berfungsi untuk membuat aturan-aturan yang sah dalam olahraga sepak bola sehingga olahraga ini menjadi menarik dan sangat digemari berbagai kalangan dan selanjutnya pada tahun 1886 dibentuk lagi sebuah asosiasi untuk mengeluarkan peraturan sepak bola modern seluruh dunia yang disebut International Football Association Board (IFAB) seperti dikutip dalam sebuah situs shalimow.com.
Menurut sumber di wikipedia, di Indonesia sendiri sejarah olahraga ini diawali dengan lahirnya sebuah organisasi Persatuan Sepak Raga Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta pada 19 April 1930 yang dipimpin oleh Soeratin Sosrosoegondo yang disebutkan bahwa olahraga ini di kenalkan saat masa penjajahan Belanda. Sosok Soeratin lah yang telah membuat olahraga ini berkembang pesat di Indonesia, bahkan demi menghargai jasanya diadakan kejuaraan sepak bola Piala Soeratin (Soeratin Cup) mulai tahun 1966an yang hingga saat ini menjadikan olahraga sepak bola menjadi terkenal dan sangat digemari oleh hampir seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

whingchun

Banyak cerita beredar tentang asal-usul beladiri Wing Chun, terutama Wing Chun aliran Ip Man. Ada yang mengatakan berasal dari pengamatan seorang gadis ahli beladiri, ketika sang gadis yang bernama Wing Chun itu secara tak sengaja melihat pertarungan antara seekor bangau dan ular. Pertarungan itu kemudian menginspirasinya untuk mengombinasikan ilmu beladiri dengan gerakan bangau dan ular, sehingga memiliki ciri khas dan jadilah Wing Chun yang diajarkan secara turun temurun hingga sekarang ini.

Meskipun banyak versi, tapi cerita  paling populer bermula dari biksuni (biksu wanita) yang melarikan diri ke Yunnan bernama Ng Mui. Dia merasa iba dengan seorang gadis bernama Wing Chun yang dipaksa menikah oleh kepala gangster yang menguasai daerah gadis jelita itu. Ng Mui bisa saja langsung menghajar kepala gangster itu untuk menolong Wing Chun, tapi risiko yang harus ditanggung terlalu besar, yaitu terlacak oleh tentara Qing yang sedang gencar memburunya. Ng Mui berpikir keras untuk menemukan metode yang singkat dan efektif untuk mengajari sang gadis beladiri. Singkat cerita setelah ditemukan cara yang efektif, Wing Chun belajar dengan sangat giat,agar bisa mengalahkan pria yang lebih besar dan ahli beladiri. Saat acara lamaran tiba kepala gangster itu pun kaget ketika gadis pujaannya menolak permintaannya, yang membuat emosinya naik, tapi hal itu tidak berguna ketika Wing Chun mampu mengalahkannya dengan mudah.

Wing Chun akhirnya menikah, dan mengajarkan beladiri ini kepada suaminya. Setelah itu secara turun temurun beladiri ini diturunkan dengan nama leluhurnya yaitu, Wing Chun. Tak banyak informasi yang bisa didapat tentang persebaran beladiri dari ini, tapi menjadi semakin terkenal ketika masa-masa Leung Jan, yang merupakan pendekar dan tabib yang terkenal di Fo Shan, yang kemudian menurunkan ilmunya pada anaknya Leung Bik, dan muridnya Chan Wah Sun. Dua murid besar inilah yang selanjutnya menjadi guru dari Great Grandmaster yang kelak akan mempopulerkan beladiri Wing Chun ke penjuru dunia, Ip Man.

karate

Karate (空 手 道) adalah seni bela diri yang berasal dari Jepang. Seni bela diri ini sedikit dipengaruhi oleh Seni bela diri Cina kenpō. Karate dibawa masuk ke Jepang lewat Okinawa dan mulai berkembang di Ryukyu Islands. Seni bela diri ini pertama kali disebut "Tote” yang berarti seperti “Tangan China”. Ketika karate masuk ke Jepang, nasionalisme Jepang pada saat itu sedang tinggi-tingginya, sehingga Sensei Gichin Funakoshi mengubah kanji Okinawa (Tote: Tangan China) dalam kanji Jepang menjadi ‘karate’ (Tangan Kosong) agar lebih mudah diterima oleh masyarakat Jepang. Karate terdiri dari atas dua kanji. Yang pertama adalah ‘Kara’ 空 dan berarti ‘kosong’. Dan yang kedua, ‘te’ 手, berarti ‘tangan'. Yang dua kanji bersama artinya “tangan kosong” 空手 (pinyin: kongshou).

Menurut Zen-Nippon Karatedo Renmei/Japan Karatedo Federation (JKF) dan World Karatedo Federation (WKF), yang dianggap sebagai gaya karate yang utama yaitu:

Shotokan
Goju-Ryu
Shito-Ryu
Wado-Ryu
Keempat aliran tersebut diakui sebagai gaya Karate yang utama karena turut serta dalam pembentukan JKF dan WKF.

Namun gaya karate yang terkemuka di dunia bukan hanya empat gaya di atas itu saja. Beberapa aliran besar seperti Kyokushin , Shorin-ryu dan Uechi-ryu tersebar luas ke berbagai negara di dunia dan dikenal sebagai aliran Karate yang termasyhur, walaupun tidak termasuk dalam "4 besar WKF".

Di negara Jepang, organisasi yang mewadahi olahraga Karate seluruh Jepang adalah JKF. Adapun organisasi yang mewadahi Karate seluruh dunia adalah WKF (dulu dikenal dengan nama WUKO - World Union of Karatedo Organizations). Ada pula ITKF (International Traditional Karate Federation) yang mewadahi karate tradisional. Adapun fungsi dari JKF dan WKF adalah terutama untuk meneguhkan Karate yang bersifat "tanpa kontak langsung", berbeda dengan aliran Kyokushin atau Daidojuku yang "kontak langsung".

Latihan dasar karate terbagi tiga seperti berikut:

Kihon
Kata, yaitu latihan jurus atau bunga karate.
Kumite, yaitu latihan tanding atau sparring.
Pada zaman sekarang karate juga dapat dibagi menjadi aliran tradisional dan aliran olah raga. Aliran tradisional lebih menekankan aspek bela diri dan teknik tempur sementara aliran olah raga lebih menumpukan teknik-teknik untuk pertandingan olah raga.

asal usul motogp

Kejuaraan dunia untuk balap motor pertama kali diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), pada tahun 1949. Pada saat itu secara tradisional telah diselenggarakan beberapa balapan di tiap even untuk berbagai kelas motor, berdasarkan kapasitas mesin, dan kelas untuk sidecars (motor bersespan). Kelas-kelas yang ada saat itu adalah 50cc, 125cc, 250cc, 350cc, dan 500cc untuk motor single seater, serta 350cc dan 500cc untuk motor sidecars. Memasuki tahun 1950-an dan sepanjang 1960-an, motor bermesin 4 tak mendominasi seluruh kelas. Pada akhir 1960-an, motor bermesin 2 tak mulai menguasai kelas-kelas kecil. Di tahun 1970-an motor bermesin 2 tak benar-benar menyingkirkan mesin-mesin 4 tak. Pada tahun 1979, Honda berusaha mengembalikan mesin 4 tak di kelas puncak dengan menurunkan motor NR500, namun proyek ini gagal, dan di tahun 1983 Honda bahkan meraih kemenangan dengan motor 500cc 2 tak miliknya. Pada tahun 1983, kelas 350cc akhirnya dihapuskan. Kelas 50cc kemudian digantikan oleh kelas 80cc di tahun 1984, tetapi kelas yang sering didominasi oleh pembalap dari Spanyol dan Italia ini akhirnya ditiadakan pada tahun 1990. Kelas sidecars juga ditiadakan dari kejuaraan dunia di tahun 1990-an, menyisakan kelas 125cc, 250cc, dan kelas 500cc.
GP 500, kelas yang menjadi puncak balap motor Grand Prix, telah berubah secara dramatis pada tahun 2002. Dari pertengahan tahun 1970-an sampai 2001 kelas puncak dari balap GP ini dibatasi 4 silinder dan kapasitas mesin 500cc, baik jenis mesin 4 tak ataupun 2 tak. Akibatnya, yang mampu bertahan adalah mesin 2 tak, yang notabene menghasilkan tenaga dan akselerasi yang lebih besar. Pada tahun 2002 sampai 2006 untuk pertama kalinya pabrikan diizinkan untuk memperbesar kapasitas total mesin khusus untuk mesin 4 tak menjadi maksimum 990cc, dan berubah menjadi 800cc di musim 2007. Pabrikan juga diberi kebebasan untuk memilih jumlah silinder yang digunakan antara tiga sampai enam dengan batas berat tertentu. Dengan dibolehkannya motor 4 tak ber-cc besar tersebut, kelas GP 500 diubah namanya menjadi MotoGP. Setelah tahun 2003 tidak ada lagi mesin 2 tak yang turun di kelas MotoGP. Untuk kelas 125cc dan 250cc secara khusus masih menggunakan mesin 2 tak.

Balap untuk kelas MotoGP saat ini diselenggarakan sebanyak 17 seri di 15 negara yang berbeda (Spanyol menggelar 3 seri balapan). Balapan biasa digelar setiap akhir pekan dengan beberapa tahap. Hari Jum’at digelar latihan bebas dan latihan resmi pertama, kemudian hari Sabtu dilaksanakan latihan resmi kedua dan QTT, di mana para pembalap berusaha membuat catatan waktu terbaik untuk menentukan posisi start mereka. Balapan sendiri digelar pada hari Minggu, meskipun ada seri yang digelar hari Sabtu yaitu di Belanda dan Qatar. Grid (baris posisi start) terdiri dari 3 pembalap perbaris dan biasanya setiap seri balap diikuti oleh sekitar 20 pembalap. Balapan dilaksanakan selama sekitar 45 menit dan pembalap berlomba sepanjang jumlah putaran yang ditentukan, tanpa masuk pit untuk mengganti ban atau mengisi bahan bakar. Balapan akan diulang jika terjadi kecelakaan fatal di awal balapan. Susunan grid tidak berubah sesuai hasil kualifikasi. Pembalap boleh masuk pit jika hanya untuk mengganti motor karena hujan saat balapan.

asal usul voli

Permainan bola voli-bola voli diciptakan oleh William G. Morgan pada tahun 1985. ia adalah seorang Pembina pendidikan jasmani pada Young Men Christian Association (YMCA) di kota Holyoke, Massachusetts, AmerikaSerikat. Nama permainan in semula disebut “Minonette” yang hamper serupa dengan permainan badminton. Jumlah pemain di sini tak terbatas sesuai dengan tujuan semula yakni untuk mengembangkan kesegaran jasmani para buruh di samping bersenam secara missal. William G. Morgan kemudian melanjutkan idenya untuk mengembangkan permainan tersebut agar mencapai cabang olah raga yang dipertandingkan.


Nama permainan kemudian menjadi “volley ball yang artinya kurang lebih mem-volibola
Pertandingan bola voli masuk acara resmi dalam PON II 1951 di Jakarta dan POM I di Yogyakarta tahun 1951. setelah tahun 1962 perkembangan bnola voli seperti jamur tumbuh di musim hujan banyaknya klub-klub bola voli di seluruh pelosok tanah air.

Hal ini terbukti pula dengan data-data peserta pertandingan dalam kejuaran nasional. PON dan pesta-pesta olahraga lain, di mana angka menunjukkan peningkatan jumlahnya. Boleh dikatakan sampai saat ini permainan bola voli di Indonesia menduduki tempat ketiga setelah sepak bola dan bulu tangkis.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah perbolavolian Indonesia, PBVSI telah dapat mengirimkan tim bola voli yunior Indonesia ke kejuaraan Dunia di Athena Yunani yang berlangsung dari tanggal 3-12 september 1989. tim bola voli yunior putra Indonesia ini dilatih oleh Yano Hadian dengan dibantu oleh trainer Kanwar, serta pelatih dari Jepang Hideto Nishioka, sedangkan pelatih fisik diserahkan kepada Engkos Kosasih dari bidang kepelatihan PKON (pusat kesehatan olahraga nasional) KANTOR MENPORA. Dalam kejuaraan dunia bola voli putra tersebut, sebagai juaranya adalah :

* Uni Sovyet
* Kuba
* Jepang
* Yunani
* Brazil
* Polandia
* Bulagaria

Sedangkan Indonesia sendiri baru dapat menduduki urutan ke 15.
Dalam periode di bawah pimpinan ketua Umum PBVSI Jendral (Pol) Drs. Mochamad Sanusi, perbolavolian makin meningkat baik dari jumlahnya perkumpulan yang ada maupun dari lancarnya system kompetisi yang berlangsung,; sampai dengan kegiatan yang dilakukan baik di dalam maupun di luar negeri.

Demonstrasi pertandingan yang dibawakan oleh kedua tim, serta penjelasan yang telah disampaikan oleh Morgan-pun telah membawa sebuah perubahan pada Mintonette. Perubahan pertama yang terjadi pada permainan tersebut terjadi pada namanya. Atas saran dari Profesor Alfred T. Halstead yang juga menyaksikan dan memperhatikan demonstrasi serta penjelasan Morgan, nama Mintonette-pun berubah menjadi Volleyball (bola voli). Pemilihan nama Volleyball sebagai pengganti Mintonette-pun tidak dilakukan dengan tanpa pertimbangan.

Nama Volleyball dipilih berdasarkan gerakan-gerakan utama yang terdapat pada permainan tersebut, yaitu gerakan memukul bola sebelum bola tersebut jatuh ke tanah (volley). Pada awalnya, nama Volleyball-pun dieja secara terpisah (dua kata), yaitu “Volley Ball”. Kemudian pada tahun 1952, Komite Administratif USVBA (United States Volleyball Association) memilih untuk mengeja nama tersebut dalam satu kata, yaitu “Volleyball”. USVBA adalah persatuan olahraga bola voli yang terdapat di Amerika Serikat. Asosiasi ini pertama kali didirikan pada tahun 1928, dan pada saat ini USVBA lebih dikenal dengan nama USAV (USA Voleyball). Setelah demonstrasi tersebut, komite YMCA berjanji untuk mempelajari peraturan-peraturan permainan yang telah ditulis dan diserahkan oleh Morgan.

silat

Perkataan Silat bermaksud seni beladiri yang membawa maksud ilmu pergerakan mempertahankan diri yang melibatkan permainan senjata atau tangan kosong. Silat memiliki maksud yang sama dengan Wushu yang bermaksud ilmu berlawan. Perkataan Silat sinonim dengan seni beladiri dari Nusantara yang meliputi Malaysia, Indonesia, Thailand, Borneo dan keseluruhan negara-negara Asia Tenggara. Menurut Kamus Dewan, tipu muslihat disebut sebagai elak, mengikut loghat utara Tanah Melayu disebut elat. Terdapat teori mengatakan perkataan Silat bersal dari  si-ilat (orang yang pandai muslihat)Asal usul Silat sukar dijejaki dan dipercayai berusia ribuan tahun. Ia digunakan sebagai sistem pertahanan bagi kerajaan Langkasuka, Champa, Srivijaya, Beruas, Melaka, Makasar, Aceh, Majapahit, Gangga, Pattani dan kerajaan-kerajaan lain di Asia Tenggara. Silat tidak boleh dituntut sebagai hakmilik warisan sesebuah negara kerana sejarahnya meliputi keseluruhan Nusantara.

Menurut bukti tinggalan sejarah  yang terdapat di Chandi Borobudur dan Candi Prambanan di Jawa, dapatlah disimpulkan bahawa sudah wujud seni mempertahankan diri ini di kawasan kepulauan Melayu pada abad ke-8 Masihi.
Gerak Silat (ilham)
Manusia diberikan naluri untuk mempertahankan diri dan menyelamatkan diri dari bahaya, gerakan ini berdasarkan naluri yang sukar dijelaskan dan bukannya gerakan sebarangan.  Ilham ini datang dalam pelbagai cara seperti mimpi, sumber dari pertapaan dan pemerhatian terhadap gerak binatang. Suber ilham hakikatnya ini datang dari Pemberi Ilham (Rujuk Sifat 20). Ianya dizahirkan dengan pergerakan seni yang dinamakan Bunga. Gerakan ini memiliki pelbagai maksud tersirat dan dari asas gerak ini munculnya gerakan menepis, gerakan tapak, tumbukan, mengunci, menjatuhkan lawan, melangkah dan sebagainya. Gerak abstrak ini dipercayai menyimpan pelbagai gerak rahsia dan beribu buah.


Bunga Silat
Maka titah Seri Bentara, "Menari apalah Kiai Tuah. Inginlah kita hendak melihatmu menari." Maka sembah Tun Tuah, "Daulat tuanku andika, ini menari cara hulubalanglah."
(Hikayat Hang Tuah, 1971:126)

Melalui petikan Hikayat Hang Tuah tadi dapatlah disimpulkan bahawa gerakan silat bukanlah tari-menari semata-mata dan mengandungi rahsia tersembuyi.

Secara asasnya susunan pembelajaran silat dipecahkan kepada dua bahagian iaitu Bunga dan Buah. 
Bunga merupakan gerak asas dalam silat. Gerak ini kemudiannya disusun dan membentuk buah silat. Terdapat salah faham yang menganggap bunga ialah tari menari yang bertujuan persembahan semata-mata. Ada juga pesilat yang menghafal bunga dan tidak tahu rahsia yang terkandung di dalamnya. Mereka buta sejarah dan tidak memahani apa itu Bunga Silat sebenarnya. Gerak Bunga diilhamkan kepada pengasas silat dan disusun menjadi tunggak utama persilatan tersebut. Contohnya Gayong Fatani  berasaskan Bunga Sembah

Bunga dikatakan sebagai pengenalan sesebuah silat, dan dipanggil Bunga Sembah. Adakalanya bunga dimainkan pada majlis keraian seperti perkahwinan dan hari-hari kebesaran. Ia merupakan identiti (signature) kepada sesebuah persilatan. Dengan melihat bungaya kita boleh mengenali apa jenis silatnya. Ia penting bagi mengelakkan pesilat dari terlibat dalam pergaduhan sesama peguruannya sendiri. 

Bangsa Melayu tinggi adabnya walaupun ketika berlawan, adakalanya bunga dimainkan ketika pertarungan untuk menunjukkan pesilat menghormati pertarungan. Tidak seperti zaman sekarang orang mencarut dan memaki hamun ketika bergaduh. Bangsa Melayu menyanjung tinggi adab dan budi bahasanya. Dalam sopan orang Melayu ada kerasnya. Seperti bunga silat, indah lembut berseni geraknya tersimpan gerakan rahsia yang membunuh.

Bunga dimainkan oleh pesilat dalam waktu latihan walaupun secara berseorangan. Ia diamalkan berulang kali bertujuan membiasakan diri dengan gerak silatnya. Jika berlaku situasi kecemasan, secara automatik gerak silatnya akan terbentuk dengan sendirinya. Pesilat mengingati gerakannya walau tanpa perlu menghafal buah. Ia juga menguatkan sistem badan, menguatkan sistem pernafasan dan sebagai senaman (seperti senaman Taichi)

Materi basket

Materi Bola Basket

Bola Basket
Bola basket adalah suatu permainan yang dimainkan oleh dua regu dimana masing-masing regu terdiri dari 5 orang pemain. Inti dari permainan ini adalah berusaha mencari nilai atau angka sebanyak-banyaknya dengan cara memasukkan bola ke keranjang (basket) lawan. Dalam memainkan bola, pemain dapat mendorong bola, memukul bola dengan telapak tangan terbuka, melemparkan atau menggiring bola ke segala penjuru dalam arena permainan.

http://istockphoto.com 

1. Sejarah Permainan Bola Basket

 

Permainan bola basket yang kita kenal sekarang ini diciptakan oleh Dr. James Naismith pada tahun 1891 atas anjuran Dr. Luther Halsey Gulick. Dr. Luther menganjurkan kepada Dr. Naismith untuk menciptakan permainan baru yang dapat dimainka di dalam gedung, mudah dimainkan, mudah dipelajari, dan menarik.

Pada mulanya Dr. Naismith menggunakan keranjang sebagai sasarannya. Oleh karena itu permainan baru itu dinamakan "basketball". Ternyata permainan baru ini mendapat sambutan baik dan dengan cepat berkembang di seluruh dunia. Pada tahun 1924 permainan bola basket didemonstrasikan pada Olimpiade di Perancis. Pada tanggal 21 Juni 1932 atas prakarsa Dr. Elmer Beni, direktur sekolah olahraga di Jenewa diadakan konferensi bola basket. Dalam konferensi ini terbentukla Federasi Bola Basket International yang diberi nama Federation Internationale de Baskteball Amateur (FIBA).

Pada tahun 1936 untuk pertama kali permainan bola basket masuk ke Indonesia yaitu setelah perang dunia ke-1 dibawa oleh perantau Cina. Pada PON I di Surakarta bola basket telahmasuk dalam olahraga yang dipertandingkan. Pada tanggal 23 Oktober 1951 berdirilah Persatuan Basketball Seluruh Indonesia (PERBASI). Tahun 1953 PERBASI diterima menjadi anggota FIBA, dan tahun 1955 kepanjangan PERBASI diubah menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia.

2. Peraturan dalam Permainan Bola Basket

 

 Sebelum melakukan prakti permainan bola basket, terlebih dulu Anda harus mengetahui peraturan dasar dalam permainan bola basket.

a. Ukuran Lapangan Bola Basket

http://istockphoto.com

b. Cara Mendapatkan Nilai dalam Permainan Bila Basket

 

1)  Perolehan angka terjadi pada saaat bola hidup masuk ke keranjang dari atas atau masuk ketika
      mengoper bola.
2)  Gol yang terjadi di lapangan untuk regu yang sedang melakukan serangan ke jaring akan mendapat nilai
     sebagai berikut:
     a) Gol dari lemparan bebasi dihitung 1 angka
     b) Gol dari lapangan dihitung 2 angka
     c) Gol yang dibuat dari daerah 3 angka dihitung 3 angka
3)  Bila salah satu pemain tidak sengaja membuat gol dari lapangan ke jaringnya sendiri, angkanya akan
     dicatat sebagai gol yang dibuat oleh kapten tim lawannya.
4)  Jika pemain dengan sengaja membuat gol ke jaringnya sendiri, maka hal itu dianggap sebagai
     pelanggaran dan tidak dihitung.
5)  Jika seorang pemain dengan tidak sengaja menyebabkan bola masuk ke jaring dari bawah, permainan
     dilanjutkan dengan bola loncat antara 2 pemain dari masing-masing tim.
6)  Jika seorang pemain dengan sengaja menyebabkan bola masuk dari bawah jaring, maka hal itu
     dianggap sebagai suatu pelanggaran.

3. Teknik Permainan Bola Basket

 

Bola basket termasuk jenis permainan yang kompleks gerakannya. Pada permainan bola basket, gerakan yang efektif dan efisien perlu didasarkan pada penguasaan teknik dasar yang baik. Teknik dasar permainan bola basket antara lain:

a. Teknik Melempar dan Menangkap Bola

 

    Pada umumnya operan dilakukan dengan cepat, keras, tetapi tidak liar, sehingga dapat dikuasai oleh teman yang akan menerimanya. Tetapi operan juga dapat dilakukan secara lunak, tergantung pada situasi teman, timing, dan taktik yang digunakan. memberikan operan tidaklah semudah yang diduga, karena kerasnya lemparan, terlalu mudahnya arah bola ditebak lawan atau terlalu tingginya operan akan menyluitkan teman untuk menerima bola. Berikut contoh passing bola basket:

1. Bounce Pass


2. Chest Pass


 3. Over Head Pass



3. Baseball Pass

b. Teknik Menggiring Bola (Dribbling)


    Menggiring bola adalah salah satu cara yang diperbolehkan dalam peraturan untuk membawa bola ke segala arah. Seorang pemain boleh membawa bola lebih dari satu langkah, asal bola sambil dipantulkan baik dengan berjalan maupun berlari. Menggiring bola dapat digunakan sebagai salah satu usaha untuk membawa bola menuju ke depan atau ke lapangan lawan. Cara menggiring bola yang dibenarkan adalah dengan satu tangan (kiri atau kanan). Kegunaan menggiring bola adalah mencari peluang serangan, menerobos pertahanan lawan, dan memperlambat tempo permainan.


c. Teknik Menembakkan Bola Basket


    Keberhasilan suatu regu dalam permainan selalu ditentukan oleh keberhasilan dalam menembak. Dasar-dasar teknik menembak sebenarnya sama dengan teknik lemparan. Jadi jika pemain menguasai teknik mengoper (passing), maka pelaksaanaan teknik menembak bagi pemain tersebut akan sangat mudah dan cepat dipahami. Bentuk-bentuk teknik gerakan menembak dalam permainan bola basket antara lain tembakan satu tangan di atas kepala, tembakan lay up, menagkap bola dilanjutkan lay up, tembakan meloncat dengan dua tangan (jump shot) dan tembakan kaitan.


d. Teknik Dasar Bertumpu Satu Kaki (Pivot)


    Gerakan Pivot adalah berputar ke segala arahdengan bertumpu pada salah satu kaki (kaki poros) pada saat pemain tersebut menguasai bola. Sedangkan kaki yang dipindahkan dapat melewati depan atau melewati belakang. Gerakan pivot beruna untuk melindungi bola dari perebutan pemain lawan, untuk kemudian bola tersebut dioperkan kepada temannya atau untuk melakukan tembkan. Pemain yang jangkung yang dipasang di sekitar basket harus mahir melakukan pivot sehingga dapat dengan mudah menentukan timing untuk menembak.

 4. Pola Penyerangan dalam Permainan Bola Basket


Pola Penyerangan dalm permainan bola basket adalah suatu usaha yang dijalankan oleh salah satu tim untuk menerobos daerah pertahanan lawan, sehingga dapat membuahkan hasil atau angka. Pola-pola penyerangan tersebut adalah sebagai berikut.

a. Penyerangan Bebas


    Penyerangan bebas adalah penyerangan tanpa pola yang sangat bergantung dari penguasaan teknik, taktik, dan kesempurnaan fisik setiap anggota tim. Meskipun bebas, namun penyerangan tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri, harus tetap ada kerja sama dengan teman lain dalam proses mengoper dan berlari antara 2 atau 3 orang pemain. Masing-masing pemain harus ada saling pengertian.

b. Penyerangan Kilat


    Dasar penyerangan kilat adalah dengan 2 atau 3 orang operan harus sudah melakukan tembakan. Serangan kilat merupakan usaha untuk memperoleh posisi tembakan, pada saat lawan belum sempat menempati posisi jaganya. Serangan kilat merupakan senjata yang sangat baik untuk menghancurkan daerah  pertahanan lawan.

c. Penyerangan Kilat Berpola


    Serangan Kilat berpola dimulai dengan adanya situasi-situasi tertentu. Misalnya dari situasi bola loncat, situasi lemparan ke dalam, atau situasi sesudah menjaga daerah sendiri pada waktu bertahan.

d. Penyerangan Berpola


    Penyerangan berpola adalah penyerangan yang dilakukan dengan mengatur pemain dimana masing-masing anggota tim mempunyai tugas-tugas tertentu dan menguasai jalur-jalur gerakan tertentu pula. Penyerangan berpola ini sangat baik dilakukan bila setiap pemain sukar menembus penjagaan lawan, atau sebagai usaha untuk memperlambat permainan. Dapat pula digunakan bila terjadi situasi penyerangan kilat lawan yang sangat kuat atau pada detik terakhir dimana tim memperoleh kemenangan tipis.

Jenis-Jenis Pola Penyerangan 


Pola penyerangan yang umum digunakan dalam permainan bola basket antara lain sebagai berikut.

1) Pola 1-3-1 (Pola Diamond)
    Pola diamond sangat baik untuk penyerangan terhadap daerah pertahanan maupun pertahanan satu
    lawan satu.


2) Pola 1-2-1 (Pola Ault Man)
    Pola Ault Man dapat diterapkan apabila suatu regu tidak mempunyai pemain jangkung.

3) Pola 2-3 (Pola Reverse)
    Pola Reverse diperlukan untuk penyerangan terhadap pertahanan satu lawan satu. Kemahiran
    memotong dan membayang serta kelincahan sangat dibutuhkan dalam melakukan pola penyerangan ini.




5. Pola Pertahanan (Defensive)

Pola Pertahanan adalah suatu usaha yang dijalankan oleh tim bertahan dalam rangka menghalau serangan lawan. Unsur-unsur pelaksanaan pola pertahanan adalah sebagai berikut.

a. Sikap Jaga

    Sikap jaga untuk melakukan pertahanan adalag kedua lutut ditekuk, badan sedikit condong ke depan dengan punggung hampir lurus. Awasi selalu gerak lawan dan bola. Berdirilah sedikit pada ujung-ujung kaki dan selalu menjaga keseimbangan. Rentangkan dan angkat tangan untuk menghalangi operan dan pandangan tembakan lawan.

b. Olah Kaku untuk Memenangkan Langkah Ketika Melakukan Pertahanan

    Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan olah kaki:
    1) Jangan sekali-kali mengadakan langkah silang.
    2) Ambillah jarak lebih cepat selangkah dalam mengikuti penggiring.
    3) Rapatkan dan cegahlah lawan yang jelas-jelas akan menembak bola atau baru saja selesai
        menggiring bola. Hadang dan tutuplahjalan pemotong yang menuju ke daerah basket.
    4) Jangan meloncat sebelum pemain lawan meloncat lebih dulu, untuk menghindari tipuan pandanglah
        pinggang lawan.

Macam-macam bentuk pertahanan antara lain sebagai berikut.

a. Pertahanan Daerah

   

    Pada pertahanan daerah, setiap pemain diberi tugas menjaga daerah tertentu. Mengingat susunannya, maka pertahanan daerah disebut pertahanan daerah 2-1-2, 2-3, 3-2, 1-2-2, dan 2-2-1. Setiap susunan pertahan ini mempunyai kelemahan dan kekuatannya masing-masing. Bila tim mempunyai pemain-pemain yang tinggi bear tetapi lamban gerakannya maka penerapan pertahanan daerah akan sangat menguntungkan.

b. Pertahanan Satu Lawan Satu

 

    Pertahanan satu lawan satu adalah pertahanan dengan menugaskan setiap orang untuk menjaga seorang lawan. Macam-macam pertahanan satu lawan satu adalah sebagai berikut.

1) Pertahanan Satu Lawan Satu dengan Tetap

 

    Pertahanan satu lawan satu dengan tetap artinya penjaga harus tetap menjaga seorang pemain lawan. Untuk memelihara ketetapan jaga pemain pembayang, berikan jalan kepada pemain yang dibayangidengan merapat atau melonggarkan jarak penjagaannya dala jarak setengah langkah.

2) Pertahanan Satu Lawan Satu dengan Pergantian

 

    Pertahanan jaga cara ini artinya apanbila terjadi pembayangan penjaga dapat mengadakan pergantian jaga. Untuk pergantian jaga ini perlu adanya latihan-latihan khusus. Ada baiknya bila menghendaki pergantian jaga, Slah satu penjaga yang melakukan pembayangan menyentuh kawannya atau memberikan kode untuk mengadakan langkah-langkah pergantian.

3) Pertahanan Satu Lawan Satu dengan Penolong

  

    Apabila dalam penjagaan satu lawan satu terjadi kebobolan dari salah seorang penjaga, maka salah seorang penjaga yang terdekat menolong untuk menutup pemain yang menerobos sampai penjaga yang kebobolan tadi siap untuk menjaganya kembalu. Setelah itu penjaga penolong cepat kembali menjaga penyerang yang dijaganya.

Perlengkapan

 

a) Lapangan
    Panjang                                                : 26 m
    Lebar                                                   : 14 m
    Diameter lingkaran tengah lapangan  : 3.6 m
    Tinggi ring                                          : 2.75 m
    Diameter ring                                      : 0.45 m
    Ukuran papan pantul                           : 1.80 m x 1.20 m

b) Bola
    Terbuat dari kulit, karet atau bahan sintetis lainnya.
    Bila dipantulkan pada ketinggian 1.80 m dapat memantu; 1.40 m
    Jalur bola maksimum 0.635 cm
    Lingkaran bola 74.9 cm - 78 cm
    Berat 567 gram -650 gram

Screen recording

Selain menggunakan kamera, gambar bergerak dapat juga direkam dengan
Screen recording (merekam layar). Screen recording adalah merekam tampilan
yang tampak di layar atau piranti keluaran visual lainnya. Biasanya ini adalah
suatu gambar digital yang ditangkap oleh aplikasi perekam layar yang dijalankan
pada komputer, walaupun dapat pula dihasilkan oleh kamera atau piranti yang
menangkap keluaran video dari komputer.
Screencast O Matic adalah sebuah aplikasi berbasis Java yang digunakan untuk
membuat screencasts pada sistem operasi Windows, Mac, dan Linux.
Screencast O Matic memberikan layanan software gratis yang memungkinkan
pengguna untuk merekam semua tampilan dan gerakan pada layar monitor. Baik
gerakan krusor dan klik indikator, mudah untuk digunakan, dapat menambahkan
keterangan atau komentar dengan mudah.
Aplikasi ini dapat diunduh (download) di alamat: http://www.screencast-o-
matic.com/ atau langsung merekam secara online di halaman tersebut, dengan
mengklik record dan mengikuti proses berikutnya yang diminta, built in camera
(webcam) dapat digunakan untuk mengambil gambar operator komputer sebagai
pemain/presenter.
Aplikasi ini memiliki kemampuan untuk menambahkan sebuah file teks untuk
captioning dan berbagi video dengan audiens. Video dapat disimpan dalam
format MP4, AVI, FLV, atau dan kemudian diunggah (upload) ke Screencast O
Matic, web space atau YouTube.
Anda dapat menggunakan Screencasts O Matic untuk merekam tugas guru yang
menggunakan komputer, presentasi produk, bercerita, dan lain sebagainya.

Alat perekam gambar (Camcorder)

Kamerawan memerlukan sejumlah peralatan standar untuk dapat merekam
gambar dengan baik, di antaranya.
● Kamera (camcorder) untuk merekam gambar dan suara, contoh: kamera
profesional, handycam.
● Tripod, agar kamera tidak bergoyang.
● Lampu kamera untuk menambah cahaya, dalam kondisi kurang cahaya.
● Mikropon untuk merekam suara ketika melakukan pengambilan gambar.

Hal yang harus diperhatikan dalam presentasi video

Hal yang harus diperhatikan pada naskah presentasi video produk benda jadi
atau cara kerja.
1. Alur presentasi logis, dimulai dari masalah (bila perlu didramatisasi
seperlunya), ditunjukkan solusinya berupa gagasan yang akan dikemukakan.
2. Menggunakan urutan (sequence) naratif, urutan deskriptif, dan urutan
penjelasan (explanatory) dengan titik berat pada urutan deskriptif.
3. Urutan terjaga kontinuitasnya.
4. Narasi hanya mengantar dan menjelaskan hal-hal tertentu. Tidak
mendominasi seluruh tayangan.Narasi menggunakan kata-kata lugas dan
bukan mengomentari tampilan gambar. Narasi dipersiapkan melalui naskah
narasi tersendiri. Penempatan kalimat kunci harus tepat, memiliki gaya
bercerita yang kuat.
5. Dapat menggunakan kesaksian orang terkenal, atau ilmuwan atau praktisi.
6. Pada tahap simpulanditutupdengan narasi yang kuat, berpengaruh,
menggunakan gambar yang jelas,back sound yang sesuai.
7. Lebih mengutamakan tampilan produk benda jadi, atau animasi grafis cara
kerja.
8. Cara bekerja bagian produk pada bagian-bagian yang tidak tampak secara
langsung, diungkapkan dengan sketsa atau animasi.
9. Cara bekerja produk didemonstrasikan langsung. Bila perlu menggunakan
directsound atau dengan istilah lain sound on tape.

Jenis naskah dalam presentasi video

1. Non Cerita
a. Berita ( News)
b. Dokumenter
c. Feature
d. Reality Program
e. Dll
Semua program tersebut diatas materinya besumber dari fakta atau nyata
adanya.
2. Cerita
a. Cerita/Drama
b. Hiburan : Musik, Lawak, Kuis dll
c. Iklan (ILM)
d. Dll
Naskah diatas materinya bersumber dari IDE/GAGASAN/REKAAN, kecuali
format DOKUDRAMA. Dokudrama materi pokoknya bersumber dari kejadian
nyata, namun dibumbui dengan unsur fiksi.

Fungsi naskah dalam presentasi video

Dalam membuat presentasi video naskah berfungsi sebagai:
1. dasar penentuan kostum;
2. dasar penentuan pemeran;
3. dasar penghitungan anggaran;
4. dasar penentuan lokasi/dekorasi;
5. dasar pedoman pengambilan gambar/shooting;
6. pedoman utama dalam pelaksanaan produksi;
7. dasar penentuan peralatan yang akan dipergunakan;
8. dasar penentuan kerabat kerja yang diperlukan;
9. Dan-lain yang terkait dengan proses produksi.

Naskah dalam presentasi video

Naskah adalah suatu teks yang berisi gambaran alur ceritayang akan terlihat di
layar, naskah dalam pembuatan video proses kali ini dibuat agar sang presenter
mengerti detail dari presentasi yang akan disampaikan. Penulisan naskah dapat
disederhanakan sesuai keperluan tetapi masih mengandung dimengerti oleh
pendukung akan memproduksi.
Sebelum memulai menulis naskah untuk kepentingan dan tujuan apapun
sebaiknya mencoba memahami terlebih dahulu karakteristik media audio visual.
Karakteristik Media Audio Visual
a. Media Audio Visual mampu menghadirkan informasi atau pesan dalam wujud
gambar/visual dan suara secara riil, nyata.
b. Media Audio Visual lebih mengutamakan Visual dari pada suara, meskipun
tidak bisa lepas dengan suara yang berperan melengkapi informasi atau
pesan visual.
c. Informasi yang disampaikan dapat berupa gambar/visual fakta, kejadian
nyata, ataupun sebuah fiksi/gagasan kreatif.
d. Melalui Media Televisi, program audio visual dalam setiap kali siar atau
tayang dapat ditonton oleh berjuta – juta orang dalam waktu yang sama.
e. Media Audio Visual sementara ini masih dianggap sebagai media komunikasi
dan informasi yang paling efektif dibanding dengan media komunikasi dan
informasi yang lain (Media Cetak, Radio, dll )
f. Informasi atau pesan yang dikemas dalam Program Audio Visual teknik
penyebarannya dapat melalui media Televisi, Internet, VCD, DVD.
g. Program yang dikemas dalam format VCD atau DVD dapat ditonton berulang-
ulang dan mudah digandakan
h. Setiap program audio visual selalu dibatasi oleh waktu/durasi.
i. Dampak/impact program audio visual cukup tinggi, sehingga sebelum
diedarkan atau disiarkan harus benar-benar tidak ada kesalahan informasi.
Jika terjadi kesalahan dan terlanjur disebarkan atau disiarkan akan sulit untuk
meralatnya.
j. Biaya untuk memproduksi program audio visual relatif mahal.
k. Untuk memproduksi program audio visual memerlukan waktu yang relatif
lama
l. Dalam memproduksi program audio visual dilakukan dengan tahapan-
tahapan yang sistimatis (Pra Produksi – Produksi – Pasca Produksi)